Home Artikel Terbaru Obat-obatan digunakan dalam pengobatan serangan jantung dan angina
  • Foto1
    Foto waktu Ulang Tahun Klub Stroke, para insan pasca stroke memainkan angklung

    Karmel Stroke Center
  • Foto2
    Foto waktu Ulang Tahun Klub Stroke, para insan pasca stroke memainkan angklung
  • foto3
  • foto4
  • foto5
  • foto6
  • foto7
  • foto8
  • foto9
  • foto10
  • foto11
  • foto12
  • foto13
  • foto14
  • foto15
  • foto16
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto17
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto18
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto19
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto20
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto21
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto22
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto23
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto24
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto25
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
View Karmel Stroke Centre in a larger map
Ads on: Special HTML
 
Obat-obatan digunakan dalam pengobatan serangan jantung dan angina PDF Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Artikel - Terbaru
Wednesday, 30 June 2010 14:34

Obat-obatan umumnya digunakan untuk mengobati Serangan Jantung dan angina, yang meliputi :

  1. Obat antiplatelet, seperti ASPIRIN
  2. Obat golongan nitrat untuk mengendurkan pembuluh darah
  3. Obat pengontrol tekanan darah
  4. Diuretik untuk mengurangi tingginya volume air dalam darah
  5. Obat penurun lipid, seperti PRAVASTATIN

Obat-obatan tersebut digunakan dengan pengawasan dokter.

Vitamin dan Serangan Jantung

 

Tidak ada pembuktian ilmiah apakah mengkonsumsi vitamin seperti vitamin A, C, dan E dapat mencegah Serangan Jantung. Yang terbaik adalah tetap mengkonsumsi makanan yang sehat dan diet yang seimbang.

 

Dapatkah Jantung kembali sehat pasca Serangan Jantung ?

 

Ya, hanya tingkat dari pemulihan bergantung dari besarnya kerusakan pada otot jantung yang ditimbulkan akibat Serangan Jantung. Jika gejala dari Serangan Jantung telah terasa, pengobatan sedini mungkin sangat penting. Semakin cepat diobati, semakin banyak otot jantung yang dapat diselamatkan.

 

Bagaimana mencegah Serangan Jantung berulang ?

 

Seseorang yang pernah mengalami Serangan Jantung memiliki resiko yang lebih tinggi terjadi kembali dibandingkan seseorang yang belum pernah, bahkan serangan berulang dapat lebih berbahaya dan menyebabkan gagak jantung akut. Untuk mencegah Serangan Jantung berulang di masa depan, perlu diperhatikan hal-hal berikut :

  1. Ikuti saran dan instruksi dokter dan beradaptasilah dengan pola hidup sehat
  2. Ikuti program rehabilitasi medik dengan sebaik-baiknya
  3. Konsumsi obat-obatan yang telah diinstruksikan oleh dokter secara teratur.

 

Tanda-tanda Stroke dan apa yang seharusnya dilakukan ?

 

Stroke

Gejala umum Stroke yang paling sering timbul adalah kelemahan pada muka, lengan dan kaki yang mendadak, umumnya pada satu sisi tubuh.

Gejala lainnya meliputi :

 

  1. Lumpuh pada sebagian sisi tubuh terutama muka, lengan, kaki
  2. Kebingungan dan kesulitan berbicara
  3. Kesulitan melihat pada satu atau dua mata
  4. Kesulitan berjalan, terasa pusing, hilang keseimbangan tubuh
  5. Sakit kepala hebat
  6. Pingsan

 

Efek akibat Stroke bergantung pada bagian otak mana yang mengalami kerusakan dan beratnya tingkat kerusakan tersebut. Stroke dapat berakibat kerusakan hanya pada salah satu bagian tubuh, seperti muka, lengan atau kaki saja. Namun dapat juga berakibat kelumpuhan total seluruh sisi bagian tubuh. Stroke yang parah dapat pula berakibat kematian.

Stroke sementara

Stroke sementara disebut juga Transient Ischaemic Attack atau TIA. Ciri-ciri TIA mirip dengan Stroke, hanya saja gejala yang tampak lebih ringan, dan bertahan tidak lama, seringkali dibawah satu jam. Umumnya, penyembuhan pasien TIA tersebut tanpa menggunakan obat-obatan. TIA merupakan penanda akan terjadinya kondisi yang lebih berbahaya yaitu strkoe.

Apa yang dapat dilakukan jika terjadi Stroke ?

Apabila melihat seseorang yang menunjukkan tanda-tanda stroke, hubungi dokter atau ambulans secepatnya, atau dibawa segera mungkin ke UGD rumah sakit terdekat.
Lakukan langkah ini, meski gejala yang ditunjukkan tidak berat,  karena stroke bersifat progresif. Langkah ini pun dilakukan juga pada kasus TIA. Jika tidak ditemukan rumah sakit terdekat hubungi dokter secepatnya.

Pengobatan stroke

Tingkat pengobatan medis yang diterima dapat bervariasi antar rumah sakit. Begitu pula dengan tingkat perawatan yang diberikan dapat berbeda tergantung dari berat-ringannya stroke.
Jika tiba di rumah sakit dalam waktu 3 jam setelah tanda-tanda pertama stroke terjadi, dokter dengan cepat akan memberikan pengobatan menggunakan thrombolitik untuk melarutkan bekuan darah yang terjadi di arteri. Pemilihan terapi pengobatan pun bergantung pada penyebab utama dari stroke.
Untuk mendiagnosa tipe stroke yang terjadi, dokter umumnya akan melakukan serangkaian pemeriksaan seperti computerized tomography (CT) and magnetic resonance imaging (MRI). Pemeriksaan ini akan dapat menunjukkan apakah seseorang mengalami stroke iskemik (karena penyumbatan pembuluh darah Aorta) atau stroke hemoragik (pendarahan otak).
Dokter pun pada umumnya akan memberikan pengobatan untuk menurunkan gejala stroke tersebut dan mencegah serangan susulan stroke dimasa depan, disamping tentunya akan memberikan banyak masukan bagaimana merubah pola hidup yang lebih baik. Dengan mengikuti anjuran dokter ini, hasil terbaik akan anda dapatkan. Dengarkan baik-baik instruksi dokter dan bertanyalah jika anda membutuhkannya.
Pada banyak pasien stroke, melakukan prosedur operasi yang dapat memperbaiki suplai aliran darah seperti carotid endarterectomy atau stenting dapat mencegah terjadinya stroke susulan.

Rehabilitasi dan perawatan jangka panjang

Pasien pasca stroke yang baru saja lumpuh memerlukan perawatan intensif di rumah sakit untuk memulihkan kondisi dan mencegah komplikasi serta lumpuh permanen. Banyak pasien yang terkena stroke diikuti dengan kelumpuhan dan membutuhkan perawatan jangka panjang di rumah.
Rehabilitasi pasien pasca stroke umumnya meliputi :
  1. Membantu kemampuan berjalan, makan, memakai baju, mandi, memasak, membaca, menulis dan menggunakan toilet
  2. Terapi bicara
  3. Memeriksa dan meyakinkan psikologis pasien agar dapat hidup tenang di rumah
  4. Membantu menjadwalkan perawatan medis yang terorganisir
  5. Sebagai media konseling pasien dan keluarga pasien, termasuk nasihat mengenai mengelola keuangan, hukum dan bisnis
  6. Media terapi untuk terus melibatkan pasien secara aktif
  7. Fisioterapi untuk mengembalikan fungsi pergerakan pasien

 

 

Selanjutnya


blog comments powered by Disqus
Last Updated on Tuesday, 28 September 2010 13:41
 
Telp. 021-5323738
©Copyright 2009-2012 Karmel | Powered By Karmel Stroke Centre
 

Banner Slider

Direktori Bisnis Indonesia

Login Form



Captcha code Type characters you see. OR Type numbers you hear. (Click on image to refresh)
Type characters you see.
 * 
About captcha Project ::  Kupala.Net

Dukung kami dengan Klik tanda +1

Who's Online

We have 20 guests online
May 2012
S M T W T F S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2
Our Sponsor
Banner

Sponsored Links

Featured Links:
Direktori Bisnis Indonesia
Pageboss