Home Artikel Terbaru Obat-obatan digunakan dalam pengelolaan stroke
  • Foto1
    Foto waktu Ulang Tahun Klub Stroke, para insan pasca stroke memainkan angklung

    Karmel Stroke Center
  • Foto2
    Foto waktu Ulang Tahun Klub Stroke, para insan pasca stroke memainkan angklung
  • foto3
  • foto4
  • foto5
  • foto6
  • foto7
  • foto8
  • foto9
  • foto10
  • foto11
  • foto12
  • foto13
  • foto14
  • foto15
  • foto16
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto17
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto18
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto19
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto20
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto21
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto22
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto23
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto24
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto25
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
View Karmel Stroke Centre in a larger map
Ads on: Special HTML
 
Obat-obatan digunakan dalam pengelolaan stroke PDF Print
User Rating: / 0
PoorBest 
Artikel - Terbaru
Wednesday, 30 June 2010 14:53

Obat-obatan umumnya digunakan untuk mengobati serangan Stroke, yang meliputi :

Obat antiplatelet, seperti ASPIRIN
Anti koagulan atau pengencer darah seperti warfarin
Obat pengontrol tekanan darah
Diuretik untuk mengurangi tingginya volume air dalam darah
Obat penurun lipid, seperti PRAVASTATIN
Note : Obat-obatan tersebut digunakan dengan pengawasan dokter
Pengobatan pada pendarahan otak (Intracerebral Hemorhage)
Sekitar 10-15% pasien Stroke terjadi karena pendarahan otak, yang disebabkan karena pecahnya pembuluh darah otak. Pada banyak kasus, pecahnya pembuluh darah otak ini dikarenakan tingginya tekanan darah.
Diagnosa pasien yang mengalami pendarahan otak umumnya menggunakan CT atau scan MRI. Pengobatan dalam pengelolaan Stroke hemoragik melibatkan obat-obatan seperti layaknya Stroke iskemik seperti disebutkan diatas, tetapi tanpa diberikan antikoagulan atau pengencer darah.
Pengontrolan tekanan darah sangat penting pada Stroke hemoragik ini. Pada beberapa kasus, operasi pembedahan dapat dilakukan, namun tergantung pada kondisi pasien.
Dapatkan seorang pasien sembuh dari kelumpuhan pasca Stroke ?
Ya, hanya tingkat kelumpuhan sangat bergantung pada berapa besar kerusakan pada otak yang terjadi pasca Stroke.
Banyak pasien Stroke yang mampu bertahan hidup dengan ketidak mampuan fisik dan mental. Mereka membutuhkan dukungan terutama dari keluarga dan teman-teman terdekat.
Bagaimana mencegah Stroke berulang ?
Sangat penting untuk terus mengelola pola hidup sehat dan mengikuti terapi pengobatan. Pasien yang telah mengalami Stroke memiliki resiko yang sangat besar terjadinya kembali stroke berulang.
Apabila anda memiliki denyut jantung yang tidak stabil (atrial fibrilasi), penting untuk mencegah terjadinya stroke dimasa depan dengan mengetahui tanda-tanda dan menjalani perawatan medis. Coba untuk meminta nasihat dokter mengenai hal ini.

 

  1. Obat antiplatelet, seperti ASPIRIN
  2. Anti koagulan atau pengencer darah seperti warfarin
  3. Obat pengontrol tekanan darah
  4. Diuretik untuk mengurangi tingginya volume air dalam darah
  5. Obat penurun lipid, seperti PRAVASTATIN

 

Note : Obat-obatan tersebut digunakan dengan pengawasan dokter

 

Pengobatan pada pendarahan otak (Intracerebral Hemorhage)

 

Sekitar 10-15% pasien stroke terjadi karena pendarahan otak, yang disebabkan karena pecahnya pembuluh darah otak. Pada banyak kasus, pecahnya pembuluh darah otak ini dikarenakan tingginya tekanan darah.

 

Diagnosa pasien yang mengalami pendarahan otak umumnya menggunakan CT atau scan MRI. Pengobatan dalam pengelolaan stroke hemoragik melibatkan obat-obatan seperti layaknya stroke iskemik seperti disebutkan diatas, tetapi tanpa diberikan antikoagulan atau pengencer darah.

 

Pengontrolan tekanan darah sangat penting pada stroke hemoragik ini. Pada beberapa kasus, operasi pembedahan dapat dilakukan, namun tergantung pada kondisi pasien.

Dapatkan seorang pasien sembuh dari kelumpuhan pasca stroke ?

 

Ya, hanya tingkat kelumpuhan sangat bergantung pada berapa besar kerusakan pada otak yang terjadi pasca stroke.

Banyak pasien stroke yang mampu bertahan hidup dengan ketidak mampuan fisik dan mental. Mereka membutuhkan dukungan terutama dari keluarga dan teman-teman terdekat.


Bagaimana mencegah stroke berulang ?

 

Sangat penting untuk terus mengelola pola hidup sehat dan mengikuti terapi pengobatan. Pasien yang telah mengalami stroke memiliki resiko yang sangat besar terjadinya kembali stroke berulang.

 

Apabila anda memiliki denyut jantung yang tidak stabil (atrial fibrilasi), penting untuk mencegah terjadinya stroke dimasa depan dengan mengetahui tanda-tanda dan menjalani perawatan medis. Coba untuk meminta nasihat dokter mengenai hal ini.

 


blog comments powered by Disqus
Last Updated on Tuesday, 28 September 2010 13:45
 
Telp. 021-5323738
©Copyright 2009-2012 Karmel | Powered By Karmel Stroke Centre
 

Banner Slider

Direktori Bisnis Indonesia

Login Form



Captcha code Type characters you see. OR Type numbers you hear. (Click on image to refresh)
Type characters you see.
 * 
About captcha Project ::  Kupala.Net

Dukung kami dengan Klik tanda +1

Who's Online

We have 18 guests online
May 2012
S M T W T F S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2
Our Sponsor
Banner

Sponsored Links

Featured Links:
Direktori Bisnis Indonesia
Pageboss