Home Artikel Artikel Pemulihan Gangguan Tidur dan mendengkur
  • Foto1
    Foto waktu Ulang Tahun Klub Stroke, para insan pasca stroke memainkan angklung

    Karmel Stroke Center
  • Foto2
    Foto waktu Ulang Tahun Klub Stroke, para insan pasca stroke memainkan angklung
  • foto3
  • foto4
  • foto5
  • foto6
  • foto7
  • foto8
  • foto9
  • foto10
  • foto11
  • foto12
  • foto13
  • foto14
  • foto15
  • foto16
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto17
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto18
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto19
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto20
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto21
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto22
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto23
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto24
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
  • foto25
    Karmel Klub Stroke dalam rangka menyambut hari Stroke Sedunia bermain Angklung
View Karmel Stroke Centre in a larger map
Ads on: Special HTML
 
Pemulihan Gangguan Tidur dan mendengkur PDF Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Artikel - Artikel
Thursday, 26 November 2009 13:57

Mendengkur merupakan tanda adanya sumbatan di sebagian jalan napas atas. Pada kasus yang berat, seperti obstructive sleep apnea (OSA) akan mencetuskan penyakit tekanan darah tinggi, jantung dan Stroke. Karmel Sleep Lab menawarkan terapi bagi pengorok dan penderita gangguan tidur, supaya pasangan tidak terganggu lagi.

Dewasa ini telah dikenal sekurang-kurangnya 84 jenis gangguan tidur, seperti mengorok, sleep apnea, sleep walking, sleep talking, narcolepsi, insomnia dan sebagainya. Kebanyakan orang yang mengalami penyakit yang berhubungan dengan gangguan tidur tidak menyadarinya. Tapi akhirnya mereka harus tahu bahwa penyakit yang diderita sebenarnya disebabkan oleh gangguan tidur.

Oleh karena itu Karmel Sleep Lab telah membentuk suatu tim terpadu yang terdiri dari dokter umum, dokter spesialis saraf, psikiater, ahli paru, ahli THT serta perawat.

"Tidur bukanlah sekadar istirahat dari keseharian kita, tetapi suatu proses aktif yang melibatkan kita memasuki alam dengan beberapa fase yang amat komplek. Maka tidur amat penting untuk pemulihan kesehatan mental dan fisik kita," ujar Dr. Hermawan Suryadi, Sp.S, ahli saraf di karmel Stroke centre.

Menurutnya ketika seseorang tidur, otot-otot lebih rilek dibanding ketika orang sedang bangun, termasuk otot-otot yang perlu untuk pernafasan. Pada sebagian orang, otot-otot tenggorokannya rilek melampaui batas ketika dia tidur, dan hal ini akan mengurangi atau secara total menghalangi aliran udara ke paru-paru.

Sebagian lagi, otot-otot rilek secara normal tetapi karena ada penyempitan sebagian atau secara total pada jalan nafas di tenggorokan, maka terjadilah obstruksi udara yang masuk ke paru-paru. Jenis sleep apnea, ini dinamakan obstructive sleep apnea.

Bila kasusnya terdapat pada bagian lain, seperti otak yang mengendalikan, seperti otak yang mengendalikan pernafasan ketika tidur, dan nampaknya otak itu lupa untuk mengeluarkan perintah kepada otot-otot yang perlu untuk pernafasan ketika orang tersebut tidur, maka sleep apnea akibat kelupaan otak ini disebut central sleep apnea (CSA).

Bisa Stroke

"Diperkirakan sekitar 10-30 persen orang dewasa mengorok, walaupun mereka tidak mempunyai gangguan kesehatan yang serius. Sekitar 5 dari setiap 100 orang yang mengorok berusia pertengahan, dan berat badannya berlebihan. Mereka inilah yang cenderung mengalami OSA," ujar Dr. Hermawan.

Keadaan orang dengan OSA akan amat terancam jiwanya. Karena orang itu akan mengalami sleep apnea tidak bernafas dengan baik ketika tidur, sehingga kekurangan oksigen dan tidurnya tidak baik.

sleep apnea ini akan mengakibatkan rasa kantuk di siang hari serta bisa mengakibatkan penyakit tekanan darah tinggi, penyakit jantung, Serangan Jantung dan Stroke. Makanya bila sangat kuat ngoroknya pada setiap kali tidur, apalagi ngorok tetap terjadi pada segala posisi. Anda harus mewaspadai serta secepatnya memeriksakan diri.

Tahap Pemeriksaan

Untuk mengetahui apakah Anda memang menderita gangguan tidur dan apa jenis gangguan tidur yang Anda alami serta tindakan pengendalian atau pengobatan yang tepat, harus dilakukan pemeriksaan menyeluruh, ketika Anda  sedang tidur.

Disini Karmel Sleep Lab, untuk keperluan tersebut, Anda diminta untuk menginap semalam di Karmel Sleep Lab. Sejak pukul 10.00 sebelum diperiksa Anda dilarang makan dan minum produk-produk yang mengandung kafein seperti kopi, teh, coklat dan cola.

Bila pada siang hari terasa mengantuk, Anda diwajibkan menggerak-gerakkan badan dan jangan sampai tidur siang. Malam harinya Anda dianjurkan untuk membawa perlengkapan tidur serta membawa bantal sendiri. Harapannya supaya benar-benar merasa di rumah sendiri. Tapi sebelum tidur Anda diwajibkan mandi tapi tak diperkenankan memakai minyak rambut, minyak wangi atau deodoran.

Setelah persiapannya lengkap Anda diajak masuk ke ruangan tidur yang akan digunakan sebagai tempat pemeriksaan. Di situ telah menunggu perawat cantik-cantik yang bertugas menerangkan apa yang harus dilaksanakan nanti.

Selanjutnya perawat akan memasang seperangkat sensor di kepala, muka, dada dan kaki Anda. Sensor ini akan berguna untuk memantau, pola pernafasan, denyut jantung, tekanan darah, dan kadar oksigen sepanjang malam untuk mengetahui apakah ada gangguan pada tidur Anda.

Semua aktifitas organ vital Anda akan direkam untuk dianalisa keesokan harinya oleh dokter ahlinya. Sekitar pukul 05.00 pemeriksaan selesai dilakukan dan perawat akan membantu membangunkan. Semua sensor yang melekat di tubuh Anda akan dilepas.

Setelah itu Anda diperkenankan mandi, sarapan dan boleh pergi kerja kembali. Baru beberapa waktu kemudian Anda akan bertemu dokter yang menerangkan apa yang Anda derita dan bagaimana cara penanggulangannya.

Pengobatan Terakhir

Bila Jenis dan keparahan telah didiagnosa dengan tepat, dan didapati jenis OSA atau CSA akan segera diobati secara efektif. Pengobatannya, pada OSA adalah dengan menggunakan alat yang disebut continous positive air pressure (CPAP), yaitu alat yang terdiri dari masker dan kompresor.

Masker akan dipakai untuk menutupi hidung dan ke dalam masker akan dialiri udara yang bertekanan tetap dari kompresor. Sehingga memungkinkan jalan nafas tetap terbuka.

Atau menggunakan BiPAP, alat yang mirip dengan CPAP, tetapi udaranya dipompakan ke pasien melalui dua tahap. Alat ini digunakan bagi pasien-pasien yang tidak tahan terhadap tekanan udara yang terus menerus.

Bisa juga dilakukan operasi untuk menghilangkan hambatan di jalan nafas, atau memasang perangkat alat-alat gigi (dental appliances) dan tentunya program penurunan berat badan.

Pelayanan Lainnya

Selain mengatasi penderita ngorok dan gangguan tidur, klinik ini juga membuka aktifitas pelayanan lainnya. Sebut saja Stroke service, Fisioterapi, konsultasi kesehatan jiwa dan stress management, klinik nyeri dan sakit kepala, konsultasi kesehatan keluarga, dan klinik revitalisasi.

medi plus


blog comments powered by Disqus
Last Updated on Tuesday, 28 September 2010 14:01
 
Telp. 021-5323738
©Copyright 2009-2012 Karmel | Powered By Karmel Stroke Centre
 

Banner Slider

Direktori Bisnis Indonesia

Login Form



Captcha code Type characters you see. OR Type numbers you hear. (Click on image to refresh)
Type characters you see.
 * 
About captcha Project ::  Kupala.Net

Dukung kami dengan Klik tanda +1

Who's Online

We have 6 guests online
May 2012
S M T W T F S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2
Our Sponsor
Banner

Sponsored Links

Featured Links:
Direktori Bisnis Indonesia
Pageboss